Selayang Pandang Tentang Kota Jepara yang Selalu Dikenang

Selayang Pandang Tentang Kota Jepara yang Selalu Dikenang

Sehubungan dengan Aku orang Jepara yang merantau di Papua atau yang lebih dikenal dengan “Mutiara Hitam” dan kangen akan keadaan kota Jepara, maka Aku buat tidak banyak tulisan mengenai Kota Jepara. Tujuannya ialah untuk menghilangkan sedikit kecintaan akan keadaan kota dan hendak pula memperkenalkan kota Jepara keseluruh penjuru Indonesia. Inilah sejumlah hal mengenai Jepara yang akan tidak jarang kali melekat pada memori orang yang pernah hidup di dalamnya.

1. Mempunyai Tokoh Perempuan Yang Mendunia

Ratu Shima. Ratu Kalinyamat dan RA. Kartini

Ratu Shima, Ratu Kalinyamat dan RA. Kartini. Ketiganya dirasakan sebagai perempuan kuat dan hebat yang bermunculan di Jepara. kita tentu telah tidak asing lagi dengan nama-nama pahlawan tersebut. Jadi saya tidak butuh lagi menjelaskannya.

2. Jepara Kota Ukir

Ukir Ukiran Jepara

Banyak sekali pengrajin ukir di kota ini, jadi tidak heran lagi bila kota ini di sebut kota ukir. Tidak melulu di kenal di domestik saja bahkan luar negeri pun tidak sedikit yang mengakui eksistensi Jepara kota ukir ini. Banyak mebel mebel yang mengindikasikan hasil kerajinan ukiran mereka. Hampir beberapa besar masyarakat Jepara mempunyai usaha mebel. Jangan kaget kalau kamu berkunjung kesana mendengar alat-alat pahat dan mesin mesin mebel tersiar dimana mana.

3. Agamis

KH. Hasyim Asyari

Jepara termasuk di antara kota santri, paling mudah menyaksikan warga jepara yang menggunakan sarung/kerudung. Berdasarkan keterangan dari survei juga, tingkat haji pun tertinggi masing-masing tahunnya di banding kota lain.

Kalau kalian berangjangsana ke Jepara, tidak boleh takut tidak tahu arah lokasi beribadah karena nyaris di masing-masing RT di jepara tentu ada mushola, 1 desa paling tidak 1 masjid dan saya juga terkadang bingung inginkan berjamaah di mushola mana sebab terlalu banyaknya. Dan satu lagi, orang jepara pun tidak suka bekerja di hari jumat dengan dalil ada ritual sholat jumat untuk lelaki muslim.

4. Hari Libur Kerja

Suasana Pantai Kartini di hari libur

Di jepara nyaris semua warganya mempunyai hari cuti kerja pada hari jumat, terutama semua pengusaha mebel selalu menyerahkan hari cuti pada karyawannya pada hari jumat sebab pada hari tersebut tidak sedikit pengajian/acara keagamaan teratur yang diselenggarakan pada hari Jumat siang. Semua penduduk Jepara bisa melembur kerja hingga tengah malam kecuali pada malam jumat, dapat di grebek orang 1 dusun nanti. Kerja sih kerja, namun ada waktunya serius guna beribadah.

5. Gajian dan Pergi ke Bank

Antri di Bank

Masih sehubungan dengan hari libur, di Jepara lebih tidak sedikit memakai gaji mingguan daripada gaji bulanan. Dan gaji pegawai diserahkan pada hari Kamis/Sabtu, yakni sehari sebelum libur. Casinoroyal7 Karena banyak sekali warga menerima gaji di hari kamis, maka hindarilah pergi ke Bank pada hari tersebut banyak sekali para pengusaha mebel akan memungut uang guna menggaji semua karyawannya, meskipun kota kecil, namun perputaran duit di Jepara paling deras.

“Jepara Memang kota kecil yang makmur

karena gampang menjadi kaya di Jepara andai tahu caranya.”

6. Menonton Orang

Pelabuhan Pantai Kartini

Salah satu kelaziman yang mengherankan di Jepara tersebut menonton penonton. Jika terdapat acara band/dangdut orkes ataupun acara yang lainnya, bakal lebih tidak sedikit penonton yang berjajar di sepanjang jalan untuk menyaksikan para calon penonton.

7. Jumlah Motor Yang Terbilang Padat

Anak Komunitas Vespa Jepara

Sebenarnya jumlah motor di Jepara tidak kalah tidak sedikit dengan yang terdapat di kota besar lain. Namun tidak sedikit kalangan menilai bahwa memasarkan motor di Jepara seperti memasarkan Permen. Hal ini terbukti banyaknya jumlah dealer di Jepara dan seluruh jenis motor tentu akan kamu temui di kota Jepara, mulai dari motor langka/tua hingga motor yang keluaran terbaru.

8. Pencinta Dangdut Orkes

O A O E ala Romansa

“Camelia, Romansa dan lain-lain” Tidak bisa di pungkiri bila masyarakat Jepara sangat menyukai dangdut Orkes, barangkali sudah menjadi penyuka garis keras di Indonesia. Dangdut telah jadi di antara hiburan sangat terkenal di Jepara, yang tidak jarang di pentaskan di acara nikahan, khitanan, agustusan dan beda lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *